Sebab sebuah kerakusan yang menjejali tiap kehendak. Tapi masih saja diperbudak diri sendiri.
Waktu pun telah mengiris pelan-pelan, mungkin agar aku menyesal beberapat saat
lalu kembali menghentak membunyikan genderang perang.
Seringkali kuberselisih dengan kesempatan. Mendebat tekad. Namun apa boleh buat, keduanya belumlah sama kuat.
*Di perantara 9 dan 10 Februari 2014__untuk diingat suatu hari nanti.
ALLAH MAHA TAHU ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar