Rabu, 16 Oktober 2013

Aku hanya ingin makin mencintai dan dicintai ALLAH




Mungkin memang jalan itulah  yang seharusnya kutempuh. Menghentikan segala bentuk komunikasi yang melalaikan dan menelan waktu hebatku.

Perasaan terlalu terhormat jika harus kugadaikan dengan hal-hal yang belum pasti mendapat ridho Allah.

Impian terlalu bergejolak untuk segera kutunaikan, tekad telah merongrong jiwa ragaku menjadi semangat yang meledak-ledak.

Namun semua selalu kutekan oleh kenikmatan-kenikmatan dunia. Semua kualihkan dalam kemalasan yang merajai.

Aku hanya ingin memperbesar cintaku padaMu, Tuhan Yang Maha Agung.
Tak dapat kupungkiri bahwa interaksi yang semakin sering akan menggiurkanku.
Tanpa kusadari aku telah berada di bibir jurang kenistaan.
Dan CintaMu selalu lebih besar dari segalanya. PenjagaanMu selalu datang tepat waktu dan setia melingkupiku. Kau menegurku. Terima kasihku padaMu, Tuhanku.

Menjaga kehormatan perasaan sungguh menjadi prinsip yang ingin terus kupertahankan, Tuhan.

Kuharap hal itupun
menjadi penghargaan buat kedua orangtuaku
menjadi penghormatan buat kedua saudara lelakiku
menjadi pengabdian kepada agamaku
menjadi bukti kesetian kepada seseorang yang dari tulang rusuknya aku tercipta
dan yang lebih penting adalah menjadi penghambaanku terhadapMu, Tuhan 

Laa Haula Walaa Kuwwata Illaa Billah…

Tidak ada komentar: