231112
Ayah, Ibu…..
Aku ingin menyampaikan terima kasihku yang sebesar-besarnya.
Terima kasih atas segalanya untukku.
Baik itu cinta, kasih sayang, belaian, dan semuanya.
Dari kalian.
Ayah, ibu…
Kini aku di daerah orang,
Aku sendiri, tak ada satupun dari kalian
Aku di sini untuk menjemput impianku,
Mm, tepatnya masih mencari.
Ayah, ibu…
Aku rindu kalian. :’)
Hemm, tapi aku sudah besar.
Ya, aku sudah besar
Harus belajar tegar.
Kuputar instrument
Kiss The Rain
Untuk menemani rinduku…
Jadi teringat kecupan lembut kalian waktuku kecil J
Ayah, Ibu
Ingin juga kusampaikan
Bahwa bungsumu yang dulunya paling manja, rewel, dan tukang
ngambek
Kini sudah besar.
Kini dia sudah berani berpikir tentang nasib negeri kita.
Dia tidak lagi suka ngambek.
Kau tahu kenapa ia memilih tempat kuliah jauh darimu?
Bukan karena bosan tinggal lama denganmu
Bukan, bukan sama sekali.
Tapi, aku ingin mengajari diriku sendiri untuk bersabar.
Mengajari diriku hidup tegar dalam segala derita hidup.
Aku ingin tegar seperti kalian.
Dan aku ingin sekarang giliranku menunjukkan pada kalian
bahwa kalian telah berhasil mendidikku sejak kecil.
Sekarang giliranku untuk membuat kalian tersenyum sempurna.
Semoga Tuhan meridhoi setiap langkahku. Aamiin.
Ayah, ibu…
Aku masih butuh doamu
di setiap helaan nafasmu.
Salam cintaku untuk Ibu tersayang di kampung
Dan Ayah tersayangku juga di peristirahatannya.
Allahummagfirlii
waliwalidayyaa warham humakamaa Rabbayaanii shagiiraah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar