Jumat,
5 April 2013
Makna yang kutemukan
tentang tingkah yang awalnya menggangguku. Kucoba membaca tujuan mulia di balik
itu. Setiap ada rapat kepanitiaan dalam sebuah lingkaran, dia selalu mengambil
posisi tepat di hadapanku. Mulanya, aku benar-benar terganggu. Tapi, lambat
laun kucoba mengabaikannya. Tapi, lama-kelamaan hingga acara akan segera
dilaksanakan, kutemukan sebuah pesan tersirat. Mungkin salah mungkin juga
benar. Tapi, kuselalu mencari celah positif yang mulia itu.
Di setiap dia
berbicara menyampaikan pesan atau apalah, pandangannya paling sering kepadaku,
jujur awalnya menggangguku, tapi saat kubalas tatapan itu, kusirati maknanya.
Ternyata, ada kekuatan, ada semangat yang dialirkan, ada keyakinan yang coba
dia bentuk padaku. Seakan aku harus paham betul apa yang dia sampaikan. Aku
hanya bisa tersenyum menemukan makna itu. Seseorang yang kupanggil Kak, aku
mengerti, aku peduli, tapi tak bisa berbuat banyak, aku paham. Paham
sekaliiiii… Tapi MAAF saya belum bisa ambi posisi.
Posisi yang selalu tepat
di hadapanku, yang awalnya membuatku selalu tertunduk dan membuang pandangan,
kumaknai kalau itu untuk membangun kepercayaan diriku, membangun keberanianku
dan kebiasaan di depan umum. Terima kasih Kak.
Semoga makna yang
kudapat ini memang begini adanya.Jazakallahu khairan katsiron…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar