Bismillah...
tersenyum…
Cemburu lalu tersenyum? Memang aneh kedengaran. Tapi, jika kalian
mendengarnya pun pasti akan tersenyum (baca: normal :p). Baru kupahami bahwa
yang bisa membuat kita melakukan sesuatu hal dengan sungguh-sungguh adalah cinta
dan cemburu.
Hm… sepertinya kata cemburu ini tepat mebidik tingkahku. Kejadian
tadi sore saat launching buku
antologi cerpen saudara-saudaraku di Fakultas Psikologi menghenyakkanku pada
sebuah catatan yang sengaja kuposting di facebook
beberapa waktu silam. Heheh…
Berasal dari penuturan Kak Dajju,”Saya sengaja mengajak teman-teman
untuk menulis cerpen ini agar orang lain cemburu. Agar orang lain pun ikut
menulis karena kecemburuannya, hingga seluruh dunia menulis.” Kurang lebihnya
begitu.
Jujur, aku jadi salah satu orang yang cemburu itu. Xixixixiiiii
Sekumpulan kata berkisah “Kelindan Rasa” kuposting di facebook tidak lain karena ingin mendapat perhatian
dari sang penutur, coordinator Kumcer Fakultas Psikologi “Fugue”. Niatnya yaaa
supaya diajak juga pada proyek penulisan selanjutnya. :D
SEMANGAAAATTT… menulis dari hati memang selalu lebih nikmat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar